Sekilas Tentang Perjalanan James Wan Menapaki Hollywood

garagarafilm-Sekilas Tentang Perjalanan James Wan Menapaki Hollywood

Tahun 2013 sepertinya benar-benar menjadi milik James Wan. Setelah kesuksesan The Conjuring namanya sangat diperhitungkan, disusul kesuksesan Insidious: Chapter 2 yang mampu menggentayangi puncak Box Office. Tidak tanggung-tanggung kini Ia sedang menggarap Fast & Furious 7 yang bakal tayang tahun depan.

Tantangan baru sedang dihadapi James Wan di Fast & Furious 7 karena sebelumnya Ia dikenal sebagai sutradara film horror dan thriller seperti Saw, The Conjuring, dan Insidious. Perjalanan menarik terkait pria kelahiran Kuching Malaysia pada 27 Februari 1977 ini juga patut disimak. James Wan lahir di keluarga keturunan Thionghoa, Ia lalu bermukim di Melbourne, Australia. Tahun 2000 setelah lulus dari Melbourne Institute of Technology, James membuat film panjang pertamanya yang bergenre horor, Stygian, bersama Shannon Young.

James Wan mengembangkan cerita film tentang teror penyiksaan psikologis berjudul Saw bersama sahabatnya semasa kuliah, Leigh Whannell, selaku penulis naskah. Sayang, proyek film ini tidak mendapat dukungan dana yang cukup, sehingga gagal diproduksi di Australia. Tanpa pantang menyerah Wan dan Whannell lalu mencoba memboyong ide cerita Saw ke Hollywood dalam bentuk film pendek yang diperankan sendiri oleh Whannell. Reaksi yang didapat menggembirakan. Bukan hanya berhasil diproduksi sebagai filmfeature panjang sesuai dengan visi Wan dan Whannell, Saw yang menampilkan adegan-adegan sadis ini juga disambut meriah di Festival Film Sundance danToronto International Film Festival pada tahun 2004.

Setelah Saw, James Wan baru duduk lagi di kursi sutradara lewat film horor supranatural Dead Silence pada tahun 2007 yang naskahnya juga ditulis Whannell. Selain mengumpulkan tim produksi yang sama dengan film Saw pertama, Dead Silence ini juga menampilkan boneka puppet badut menyeramkan layaknya Billy the Puppet dalam Saw.

Pada akhirnya, kehadiran boneka puppet dalam film kemudian menjadi ciri khas James Wan. Padahal, dia sendiri mengaku takut terhadap badut dan boneka (lucu ya). Alaupun hebat mengemas film horror ternyata James tidak selalu berani ketika berhadapan dengan kengerian khas film horor. “Tak banyak orang yang sadar, saya orangnya gampang mual. Bila saya menyaksikan film-film horor yang menampilkan darah dan buraian isi perut berlebihan, saya tak bakal kuat melihatnya,” terangnya kepada The Hollywood Reporter.

Namun, justru ketakutan itulah yang ditanamkannya setiap kali membuat film, sehingga ketakutan yang ia rasakan dirasakan penonton pula. Buktinya, Wan kembali sukses membuat penonton bergidik lewat Insidious pada tahun 2010, yang lagi-lagi dibuat dengan dana terbatas (1,5 juta dolar AS) namun memperoleh keuntungan belasan kali lipat, yakni sebesar 97 juta dolar AS. Wow!

Prestasi serupa pun terjadi lewat film The Conjuring yang sukses bikin penonton histeris ketakutan yang pertama kalinya disokong studio besar Hollywood ini di luar dugaan berhasil jadi salah satu film laris di pertengahan tahun 2013. Kesuksesan James Wan dalam menggarap film horor berlanjut lewat Insidious: Chapter 2 yang memperoleh laba box office tinggi selama minggu pertama ketika dirilis pada September ini. Sekarang, James Wan meninggalkan sejenak ranah horor untuk melanjutkan franchise laga sukses, Fast & Furious. Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Wan mencoba menyutradarai film di luar genre horor. Pada tahun 2007, dia sempat mengarahkan film thriller kriminal Death Sentence yang dibintangi Kevin Bacon. Sayangnya film tersebut tidak bergaung dan tidak lebih sukses dari Dead Silence yang dirilis pada tahun yang sama. Barulah setelah itu Wan kembali berjaya dengan film-film horornya.

Namun, terlepas dari kesuksesan beberapa film terbarunya yang bergenre horor, James Wan sepertinya sudah sampai pada titik jenuh. “Saya sudah selesai dengan horor. The Conjuring dan Insidious 2 adalah film seram terakhir saya,” tegasnya dalam wawancara dengan Moviefone belum lama ini. “Saya telah menghabiskan 10 tahun mengerjakan ini (film-film horor). Sudah saatnya ada perubahan.”

Film action Fast & Furious 7 pun akan menjadi pertaruhan, baik bagi James Wan maupun pihak studio Universal sebagai pemilik franchise Fast & Furious. Inilah kesempatan Wan untuk membuktikan bahwa ia tidak hanya jago di satu genre sekaligus memantapkan bahwa keputusannya untuk “istirahat” dari horor sudah tepat. Kita tunggu saja karya James Wan selanjutnya!

Dibaca 595 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>