Iqbal Rais Sang Sutradara yang Bertarung dengan Leukimia

garagarafilm-Iqbal Rais Sang Sutradara yang Bertarung dengan Leukimia

Sutradara Iqbal Rais pada minggu malam 22 September 2013 menghembuskan napas terakhir di usia ke 29 tahun. Iqbal sejak 2011 memang berjuang melawan penyakit leukimia yang dideritanya. Hingga Ia tulis dalam bio twitternya “I hope… Leukimia Survivor”. Seolah tak peduli dengan penyakitnya, Iqbal dikenal sebagai sutradara yang mempunyai hasrat tinggi, ulet, dan cerdas hingga banyak insan film Indonesia yang merasa kehilangan.

Ucapan belasungkawa pun mengalir tak terkecuali dari ‘gurunya’ Hanung Bramantyo yang menulis di akun Twitternya “Terakhir Iqbal bilang ‘Aku mau balik ke Dapur film lagi. Gakakan kemana2‘. Skrg dia memang sudah balik. Di hati kami,”

Sederet karya Iqbal Rais telah disutradarai diantaranya The Tarix Jabrix 1, 2 dan 3. Total keseluruhan karanya mencapai 12 judul film. Iqbal dan Hanung juga pernah berduet dalam menyutradarai film Get Married 2 pada tahun 2009. Iqbal pertama kali terdiagnosis leukemia pada November 2011. “Sejak pertengahan tahun 2011, saya mulai sering pucat dan gampang capek. Kepala di daerah belakang juga sering terasa pusing, dan itu mengganggu sekali,” ucap pria kelahiran Samarinda, 21 Januari 1984 ini kepada Berita Satu.

Oleh seorang dokter, Iqbal didiagnosis menderita anemia akut dan sempat menerima transfusi dua kantong darah. Namun, efeknya nihil. Malahan dia merasa lemas dan kepalanya kembali pening. Leukemia baru dipastikan berada di dalam tubuhnya saat Iqbal melakukan medical check up di salah satu rumah sakit di Malaysia.

berbagai pengobatan untuk penyakit leukimianya pun dilakukan Iqbal. Mulai dari pengobatan alternatif, sampai menjalani kemoterapi di Malaysia. Pertanda baik muncul akibat kemoterapi itu pada Agustus 2012, sehingga membuat Iqbal gembira serta kerja keras lagi membuat film.

Ayah satu anak ini pun kembali berobat ke Malaysia dan dirawat di sana selama dua bulan. Karena dilanda bosan, ia lalu pulang lagi ke Indonesia dan memilih untuk menjalani pengobatan di sini. Menjelang wafat, Iqbal sedang menjalani terapi Stem Cell di Rumah Sakit Dr Soetomo.  Serangkaian pengobatan itu memang tak menghilangkan semangat dan impian Iqbal untuk membuat film. Bahkan, ia berharap jika sembuh nanti bisa membuat film dengan kisah bertemakan kesehatan, terutama tentang kanker.

Iqbal Rais juga membuat film pendek (Salah satunya berjudul Batas (The Limits), di mana Iqbal juga menulis cerita dan skenarionya bersama Ben Sihombing dan Jaka Triadi. Dalam film pendek ini, si narator bilang, “…Sampai pada suatu titik rasa sakit tidak dapat lagi dirasa, tapi semua itu ada batasnya, dan kita tidak akan bisa melewatinya.”

Selamat jalan Iqbal Rais…

Dibaca 496 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>