Film Sepakbola Indonesia, Cahaya dari Timur: Beta Maluku

Film Sepakbola Indonesia-Cahaya dari Timur-Beta Maluku

Film Indonesia yang berlatar olahraga sepakbola kembali hadir yang kabarnya akan rilis bertepatan dengan Piala Dunia 2014 juni nanti. Film Indonesia terbaru ini digarap oleh Agga Dwimas Sasongko dan diproduseri Glenn Fredly. Film terbaru ini berjudul Cahaya Dari Timur: Beta Maluku.

Film Cahaya dari Timur:Beta Maluku menceritakan kisah Sani Tawainella

Film sepakbola Indonesia ini mengangkat kisah hidup Sani Tawainela, seorang mantan pemain sepakbola asal Desa Tulehu, Maluku Tengah. beliau tercatat pernah memperjuangkan mewujudkan perdamaian di Maluku melalui olahraga sepakbola. Kisah Sani Tawainela sangat inspiratif karena beliau mampu menyatukan perbedaan dan memotivasi anak-anak didiknya, bahwa sepakbola bukanlah soal menang atau kalah tetapi tentang rasa persaudaraan dan perdamaian dalam kehidupan.

Film Sepakbola Indonesia-Cahaya dari Timur-Beta Maluku

Sang produser, Glenn Fredly menjelaskan “bahwa tokoh Sani sangat penting karena beliau mampu membangun sepak bola di Maluku dengan segala keterbatasannya ditengak konflik sosial antar masyarakat yang saat itu terjadi disana. Sani memang pernah masuk dalam tim sepakbola Indonesia dalam ajang Piala Pelajar Asia tahun 1996 di Brunei Darussalam. Sayang cita-cita Sani untuk menjadi pesepakbola profesional harus kandas dan harus kembali ke Maluku. Sani sempat menjadi tukang ojek, namun kecintaannya terhadap sepakbola membuat ia mampu membangun sepak bola di desanya dengan segala keterbatasan. Kerja kerasnya menjadikan Sani pelatih bagi tim Maluku U-15 dan mereka bisa menang di Jakarta,”. Cerita Glenn Fredly penuh kesan.

Angga Dwimas dipercaya menggarap film sepakbola Indonesia ini setelah ia sebelumnya pernah menggarap film Hari Untuk Amanda. Alasan Angga Dwimas mengangkat kisah Sani Tawainella adalah saat Angga sedang berada di Tulehu untuk mengerjakan video produk pakaian olahraga ternama, ia lalu menemukan kisah Sani dan tertarik mengangkatnya ke film layar lebar kepada Glenn. Muali dari situ skenario disusun oleh M. Irfan Ramly dan Swastika Nohara yang juga pernah menulis skenario Hari Ini Pasti Menang. Setelah itu melalui tahap riset dan pencarian dana, proses syuting film ini pun dilakukan oleh rumah produksi Visinema Pictures.

Film Sepakbola Indonesia-Cahaya dari Timur-Beta Maluku

Desa Tulehu dan daerah sekitar Ambon dipilih untuk set film ini. anak-anak asli Maluku diikut sertakan untuk bermain bersama Jajang C. Noer, Shafira Umm, Ridho Slank, dan Glenn Fredly. Akan ada sebanyak 80 dialog di film ini yang memakai bahasa Ambon lho.

Wah makin penasaran ya kira-kira film sepakbola Indonesia yang sarat pesan persatuan ini akan dikemas seperti apa? Untuk sedikit mengobati rasa penasaran Anda, Nih saya kasih un-official teaser film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku.selamat menonton.

Sumber: Muvila

Dibaca 1256 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>