Inside Out, Comeback-nya Pixar yang Emosional!

insideout1

Belakangan ini memang banyak banget film-film menjanjikan yang rilis. Membuat kita semua bingung mau nonton yang mana dulu. Bahkan sampai ada yang stay di bioskop seharian demi marathon film (itu mimin sih, hehe). Tapi ada satu nih yang berhasil bikin penulis post ini nangis nggak keruan. Lucunya, film ini malah film yang identik dengan kategori film anak-anak dan penulis pun pas nonton sebelahnya adik-adik unyu yang masih dikawal bapak, ibu dan baby sitter. Yap, film tersebut adalah Inside Out dari Pixar!

Oh, ya… kalau kamu enggan kena spoiler, berhenti baca sampai sini!

Animasi Menawan

Pixar. Animasi. Apalagi sih yang diharapkan? Warna-warna dan desain yang memukau akan langsung menyambutmu di detik pertama Inside Out diputar. Grafisnya yang sharp dan bersih memanjakan mata para penikmat film yang paling rewel sekalipun. Selain itu, cara Pixar menggambarkan isi kepala Riley sangatlah kretiaf, sehingga tak heran penonton usia muda pun bisa menikmatinya.

insideout3

Psikologi ala Pixar

Inside Out adalah film animasi terbaru dari Pixar yang dirilis 18 Mei 2015 di Cannes film festival dan menghiasi bioskop-bioskop di Indonesia sejak tanggal 19 Agustus. Film ini berkisah tentang lima emosi utama yang ada pada diri seorang gadis cilik bernama Riley; Joy (senang), Sadness (sedih), Fear (takut), Disgust (jijik) dan Anger (amarah). Kelima emosi ini bersatu padu membentuk kepribadian Riley dari markas yang sebenarnya adalah penggambaran dari otak Riley. Setiap tindakan dan event di dalam hidup gadis cilik ini akan menjadi sebuah memori; memori-memori penting yang disebut core memory menjadi sumber tenaga berbagai pulau yang merupakan aspek-aspek terpenting dalam hidup Riley seperti keluarga, sahabat, hoki dan lelucon.

Baca Juga:Deretan Kartun untuk Orang Dewasa

Hal ini menggambarkan kalau setiap reaksi emosional dari manusia mempengaruhi seluruh kehidupan dirinya sendiri dan orang-orang disekitarnya. Misalnya ketika Riley marah dengan sahabatnya, pulau persahabatan perlahan hancur berkeping-keping. Atau ketika Riley menjadi depresi karena Joy menghilang dari markas dan ia tak mampu memahami lelucon ayahnya. Pulau yang terkait pun hancur. Melalui semua ini, Pixar menggambarkan ketika seseorang mengalami gejolak emosi, aspek-aspek yang berkaitan dengan hidupnya pun akan terpengaruh.

Semua ini disampaikan lewat petualangan Joy dan kawan-kawan dan gaya bercerita yang seru sehingga anak-anak pun mudah memahaminya.

Kesedihan Bukan Cuma Bikin Sedih

Biru adalah warna yang identik dengan kesedihan. Dan inilah warna dominan Sadness, si pembawa kesedihan yang selalu tampak depresi. Namun di Inside Out, Sadness bukanlah emosi yang hanya membuat Riley menangis dan murung. Karakter tambun inilah yang memastikan agar orang-orang di sekitar Riley akan apa yang sebenarnya dirasakan oleh Riley. Ketika Riley bersedih, orang-orang terdekatnya akan langsung menghiburnya. Mencegah Riley depresi dan membuatnya cepat pulih dari kesedihannya. Inilah yang hilang ketika Sadness diisolasi oleh Joy. Gadis tersebut tetap tertawa dan tersenyum, namun alam bawah sadarnya merasakan sesuatu yang tidak beres.

Pernah mendengar ungkapan bahwa terkadang menangis bisa membuat lega? Yap, tidak cuma senyum dan tawa, kadang menangis adalah pelepasan emosional paling ampuh ntuk menenangkan diri. Jadi sebenarnya kesedihan adalah sebuah berperan menyeimbangkan kestabilan emosional kamu. Bukan hanya kegembiraan.

Kesimbangan Antara Senang dan Sedih

Dua karakter paling menonjol dari Inside Out adalah Joy dan Sadness. Disadari atau tidak, kedua karakter ini mewakili dua emosi yang saling bertentangan tapi saling melengkapi. Joy dengan sifat optimisnya yang terkadang terkesan gegabah dan Sadness dengan kecendrungannya untuk pesimis tapi bisa berpikir dengan menitikberatkan logika. Hal ini sebenarnya akurat sekali menggambarkan keadaan manusia yang kalau gembira sering lupa diri dan ketika sedih, ia akan merenung secara mendalam.

Over all, Inside Out memang patut mendapatkan pujian-pujian yang dilontarkan untuknya. Kalau kamu belum nonton film ini, ayo cepat-cepat ke bioskop! Nggak akan rugi kok!

insideout2

Dibaca 305 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on RedditShare on StumbleUpon

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>